Buat apa ada second blog ini, padahal blog pertama aja jarang kau isi, Wen? Well yeah.
Bikin blog bareng never crossed my mind; sama halnya dengan beberapa hal yang ngga pernah terlintas di pikiran kalau nggak ngobrol sama Yayuk dan atau Dina. Tapi ya memang itulah benefit dari lingkaran pertemanan kecil dengan mereka. Kami punya kehidupan yang sangat berbeda (I guess?); me as a teacher, Yayuk dengan kehidupannya sebagai budak korporat karyawan andalan, dan Dina yang seorang EO sekaligus penjual buku. Hasilnya, kami punya pandangan yang berbeda, punya topik berbeda yang bisa diperbincangkan. Dan mereka menghadirkan hal-hal yang -seperti tadi kusebut- kalau nggak ngobrol sama mereka, mungkin nggak akan kepikiran.
They are good at giving arguments; and I'm not. Mereka suka berdebat, while I don't. Tapi kalian tau, membaca chat atau dengerin mereka berdebat dengan sesekali memberi tanggapan itu sudah cukup seru buatku. Keren; yes they are. Cerita pertemanan kami jadi topik menarik untuk kubagi dengan murid-murid; terutama kisah SMA yang gak asik-asik amat; atau malah nggak asik sama sekali.Haaa
Balik lagi ke topik blog bareng. Waktu Dina mengusulkan nama blog yang njawani ini, ku langsung kepikiran "Wah, bisa nulis yang isinya sambat dong di situ" dan that sounds like a nice idea. Mungkin mengelola dua blog bakalan jadi tantangan tersendiri, tapi setidaknya ku bisa membedakan isi dari dua blog itu. Yang satu sambat, yang satu solusi. Cihuy amat. Dan berharap blog bersama ini jadi motivasi untuk lebih sering menulis, tentu saja.
Anyway, yeah, enjoy our collaboration!
-Wen-
Comments